Anoreksia adalah aktivitas untuk menguruskan badan dengan melakukan pembatasan makan secara sengaja dan melalui kontrol yang ketat. Penderita anoreksia sadar bahwa mereka merasa lapar namun takut untuk memenuhi kebutuhan makan mereka karena bisa berakibat naiknya berat badan. Persepsi mereka terhadap rasa kenyang terganggu
sehingga pada saat mereka mengkonsumsi sejumlah makanan dalam porsi kecil sekalipun, mereka akan segera merasa ‘penuh’ atau bahkan mual. Mereka terus menerus melakukan diet mati-matian untuk mencapai tubuh yang kurus. Pada akhirnya kondisi ini bisa menimbulkan efek yang berbahaya yaitu kematian si penderita. Bayangkan saja, kalau mereka terus
menerus menahan diri untuk tidak makan, darimana mereka memperoleh energi untuk
hidup.
Beda sama bulimia, walaupun pada dasarnya sama tujuannya yaitu biar tetep langsing. Penderita bulimia cenderung senang mengkonsumsi makanan yang mereka sukai. Mereka makan berlebihan untuk memuaskan keinginan mereka namun selanjutnya
mereka memuntahkannya kembali hingga tidak ada makanan yang tersisa.
Inilah beberapa dampak Anoreksia dan Bulimia bagi badan :
1. Kehilangan selera makan, hingga tidak mau mengkonsumsi makanan apapun
2. Luka pada tenggorokan dan infeksi saluran pencernaan akibat terlalu sering memuntahkan makanan
3. Lemah, tidak bertenaga
4. Sulit berkonsentrasi
5. Gangguan menstruasi
6. Kematian
Dampak psikologis bagi penderita Anoreksia dan Bulimia :
1. Perasaan tidak berharga
2. Sensitif, mudah tersinggung, mudah marah
3. Mudah merasa bersalah
4. Kehilangan minat untuk berinteraksi dengan orang lain
5. Tidak percaya diri, canggung berhadapan dengan orang banyak
6. Cenderung berbohong untuk menutupi perilaku makannya
7. Minta perhatian orang lain
8. Depresi (sedih terus menerus)
Demikian tadi, sedikit ulasan mengenai Anoreksia dan Bulimia, yang kini banyak diderita oleh sebagian masyarakat, terutama kaum wanita. Tulisan ini saya kutip dari artikel kesehatan dan dari Bulletin Friendster.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment